Yang mengalami penyempitan makna: SABAR

,


Assalamualaikum :)
FYI, dua kamar kos yang semula berpisah kini bersatu. Hari lahir dua kamar kos ini adalah kemarin, 2 Januari 2013 sekitar jam 21.00 WIB. Kamar yang semula dihuni oleh masing-masing 3 orang kini dihuni oleh 6 orang. Alhamdulillah... kamar yang sebelumnya terasa sempit sekarang sama saja. Eeerrr..... nggak sih, terasa sedikit lebih luas, meski jumlah orangnya tetap.

Salah satu sisi dari dua kamar yang menyatu

Di pagi yang agak dingin ini, saya ingin share tentang materi liqo'. Sebenarnya sudah dari saya dapatkan pelajaran berharga ini. Maaf yaa baru hari ini saya nge-share-nya. Hihi
ini tentang sebuah kata yang sudah sangat familiar di telinga kita. Kata itu terdiri dari lima huruf. Diawali dengan huruf S, lalu A, lalu B, lalu A, dan yang terakhir R. Okee kata itu adalah “SABAR”.
Sabar, kata yang sudah lama mengalami persempitan makna. Apalagi di sinetron yang semakin “bagus” saja dari hari ke hari. Eeerrr.....
Di sinetron-sinetron yang masih saja ditayangkan itu, sabar berarti menerima segala perbuatan tidak manusiawi dari orang lain. Sempit sekali yaa. Apakah dari orang yang ngurusi sinetron itu tidak ada yang manyadari hal tersebut? Atau mereka tau tapi tinggal diam? Atau karena pasar mereka menyempitkan makna sabar seperti itu? Uh tau ah... yang pasti makna itu terlalu sempit.
Sabar, artinya menahan. Menahan nafsu, menahan emosi, termasuk menahan hal tidak baik terjadi. Misalnya, kita tau akan dijahati oleh seseorang. Jika kita bisa menahan (atau dengan kata lain “menggagalkan”) perbuatan buruk oleh orang tersebut, itu artinya kita sudah bersikap sabar. Tapi, jika misal kita tidak tau akan dijahati dan terjadilah perbuatan jahat tersebut oleh orang lain kepada kita, sabar bisa dilakukan dengan memberi nasihat kepada orang tersebut agar dia tidak mengulangi perbuatan jahatnya itu. Dengan begitu, artinya kita telah menahan orang tersebut melakukan lagi perbuatan jahat tersebut.
Jaman semakin modern, kata semakin sempit maknanya. Mungkin terlihat remeh yaa, tapi kalau dibiarkan terus-menerus, bisa bahaya juga akibatnya. Entah apa, hehe.
Baiklah. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Dan selamat bersabar dengan makna yang tidak disempitkan ^_^.

Surabaya
21 Syafar 1434 H

0 komentar to “Yang mengalami penyempitan makna: SABAR”

Poskan Komentar

Kolom dibawah ini cukup kan untuk menampung kata-kata inspirasimu? ^_^

 

"Do deeds!... Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger Templates